Siti memiliki celengan berbentuk ayam jago yang terbuat dari tanah liat.Celengan itu diletakkan di atas meja belajarnya.Setiap hari, Siti sisa uang sakunya, seribu atau dua ribu rupiah, lalu memasukkannya ke lubang punggung ayam.
Terkadang, teman-temannya mengajak membeli mainan plastik atau permen manis di luar gerbang sekolah.Namun Siti menahan diri."Aku punya impian membeli buku sains bergambar," Siti dalam hati.
Enam bulan berlalu, celengan ayam itu terasa sangat berat saat diangkat.Bersama Ibu, Siti memecahkan celengan di atas dengan hati berdebar.Koin dan uang kertas ditata dan dihitung bersama-sama.Jumlahnya cukup banyak dan pas untuk membeli buku impiannya!
Di toko buku, Siti membayar buku itu dengan uang hasil tabungannya sendiri.Kasir toko tersenyum kagum pada ketekunan Siti.Siti memeluk bukunya erat-erat dengan perasaan bangga yang luar biasa.