Suatu siang, Kancil sedang beristirahat di bawah rumpun bambu yang teduh.Tiba-tiba, langkah berat menggetarkan dedaunan kering.Seekor Harimau lapar melompat keluar dengan taring tajam yang berkilat."Aha! Akhirnya aku menemukan santapan lezat siang ini!" aum Harimau dengan .
Kancil sangat terkejut, namun ia segera menenangkan jantungnya.Ia tahu bahwa jika ia lari, Harimau pasti akan mengejar dan menangkapnya dengan mudah.Kancil melihat ke atas pohon, tempat seekor ular sanca besar yang sedang melingkar tidur pulas.
Kancil duduk tegak dan berkata dengan tenang, "Tunggu dulu, Harimau! Aku sedang tugas penting dari Raja Hutan.""Tugas apa itu?" tanya Harimau penasaran."Aku diperintahkan menjaga sabuk Raja Hutan yang sangat sakti di atas pohon itu," jawab Kancil sambil menunjuk ular sanca.
Harimau yang serakah ingin sekali mencoba memakai sabuk sakti tersebut.Kancil pura-pura melarang sebelum akhirnya berkata, "Baiklah, tapi aku harus pergi menjauh dulu agar tidak dimarahi Raja Hutan."Setelah Kancil lari jauh, Harimau menyentuh ular itu. Ular yang terbangun langsung melilit tubuh Harimau dengan erat.Harimau meraung meminta ampun, sementara Kancil telah selamat kembali ke padang rumput.