Raka sering terlambat bangun pagi.Hampir setiap hari ia harus berlari tergesa-gesa ke sekolah, terkadang lupa menyisir rambut atau ketinggalan penggaris.Melihat kebiasaan itu, Ibu memberi Raka sebuah hadiah berupa jam berbentuk lonceng kuning.
"Mulai malam ini, atur jam ini berdering pukul lima pagi, Raka," pesan Ibu.Malam itu, Raka tidak lagi menonton televisi sampai malam.Ia mematikan lampu kamar tepat pukul delapan malam.
Kringgg! Suara dering nyaring jam memecah fajar.Raka sempat ingin menarik selimut kembali, tetapi ia teringat janjinya.Raka segera melompat dari tempat tidur, merapikan bantal, lalu mengambil air wudhu untuk shalat shubuh.
Pagi itu, Raka selesai mandi, sarapan tenang bersama keluarga, dan sampai di sekolah lima belas menit sebelum bel masuk.Ia tidak lagi ngos-ngosan atau panik.Raka menyadari betapa menyenangkannya memulai hari dengan dan tepat waktu.